IPM dan IMM Demo di Kejari

Jumat, 06 Januari 2012 Desak Tuntaskan Kasus Korupsi
SIBOLGA-Belasan pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiwa Muhammadiyah Sibolga-Tapteng berunjukrasa ke Kantor Kejari Sibolga, Kamis (5/1). Mereka menuntut penuntasan hukum atas kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan pejabat di Pemkab Tapteng.

  “Kami meminta agar Kejari Sibolga menuntaskan kasus dugaan korupsi yang melibatkan oknum mantan pejabat di Tapteng. Kasus tersebut sudah lama sampai ke kejaksaan, namun sampai sekarang belum ada kejelasan,” tukas Koorlap, M Bakri Hutabarat dan Kooraksi Beni Apri Rahmat, dalam orasinya.
Setelah berorasi sekitar 15 menit, tiga perwakilan pengunjukrasa diterima oleh Kajari Sibolga, Kemal Sianipar SH didampingi Kasi Intel M Jafli dan Kasi Pidsus Zainal Effendi di ruang kerja Kajari. Pada kesempatan itu, Kemal menegaskan bahwa dirinya tetap menjalankan penegakan hukum sesuai koridor, termasuk dalam pengusutan kasus korupsi.
Namun Kemal menerangkan, bahwa kasus dugaan korupsi yang disuarakan pelajar dan mahasiswa kali ini adalah kasus lama. Dimana saat itu, pejabat lama yang menanganinya. Namun, meski demikian Kemal tidak mau lepas tanggungjawab. Bahkan kemarin saat menerima  surat pemberitahuan dari pihak kepolisian perihal aksi unjukrasa pelajar dan mahasiswa, Kemal mengaku tetap memerintahkan jajarannya untuk menelusuri berkas pemeriksaan atas kasus dugaan korupsi tersebut.
“Saya sendiri berani mengatakan bahwa saya tidak ada terkontaminasi oleh pihak manapun terkait penanganan kasus korupsi. Kalau ada pengaduan, saya akan libas. Hanya saja perlu diketahui juga kalau tenaga kita terbatas. Dan sekarang kami sedang konsentrasi terhadap pengusutan kasus dugaan korupsi yang lain,” ujar Kemal.
Kemal sempat memotivasi perwakilan pelajar dan mahasiswa untuk juga menelusuri siapa-siapa pejabat lama yang menangani kasus tersebut. Bahkan, Kemal menyarankan agar pelajar dan mahasiswa menyurati Kejagung RI, bila mana ada menemukan ketidak becusan pejabat lama dalam penanganan kasus.
“Laporkan ke Kejagung kalau memang ada yang tidak becus. Kawal terus bagaimana perkembangan proses hukumnya, jangan cuma “panas-panas tahi ayam,” pesan Kemal.
Pada kesempatan itu, perwakilan pelajar dan mahasiswa menyerahkan surat pernyataan sikap yang isinya meminta agar Kejari Sibolga menahan oknum-oknum yang terlibat. Merasa aspirasinya telah diterima, kelompok pengunjukrasa kemudian berangsur membubarkan diri. Aksi unjukrasa tersebut berjalan tertib dan aman, dengan pengamanan dan pengawalan dari pihak kepolisian. (mora)

Satu Tanggapan

  1. Ikut Berparti sipasi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: